sekarang
adalah kesempatannya. Untuk membahas kebangkitan nasional kembali
sepertinya sudah tidak perlu. Agak membosankan jika harus mengulang
kembali dan bercerita kembali secara panjang lebar mengenai kebangkitan
nasional. Jadi langsung saja pada pokok pembahasan.
Inilah TOP 10 tokoh kebangkitan Nasional menurut gw. Oh ya, mengingatkan terlebih dahulu, bahwa
beberapa tokoh kemungkinan bukan pahlawan nasional karena menurut gw
tokoh kebangkitan nasional tak harus seorang pejuang pada masa
penjajahan ataupun masa-masa mempertahankan kemerdekaan selepas
kemerdekaan baru direnggut di tangan kita. Ya, kembali lagi.
TOP 7 TOKOH KEBANGKITAN NASIONAL:
1. Dr. Sutomo
Kenapa gw menaruh nama beliau pada peringkat pertama? Bukan lain lagi
alasannya, karena beliaulah pendiri Budi Utomo yang manakala hari
didirikannya diperingatkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. 20 Mei
1908, beliau bersama rekan-rekan lulusan STOVIA mendirikan Budi Utomo,
organisasi yang membuat Indonesia menghadapi suatu zaman, yakni
pergerakan nasional. Dari organisasi inilah mulai bermunculan
organisasi-organisasi pergerakan nasional lainnya. Budi Utomo merangsang
rakyat Indonesia agar lepas dari kehidupan terjajah dan menuju
kemerdekaan. Setelah mengetahui kekalahan Rusia ditangan Jepang dan
penderitaan yang semakin meradang, akhirnya pergerakan nasional pun
berkobar di Indonesia. Dr. Sutomo sendiri tidak menetapkan tarif kepada
setiap pasiennya, terkadang pasien tersebut mendapatkan pengobatan tanpa
biaya. Sulit sekali mencari dokter yang seperti ini di dunia sekarang.
Materi menjadi segalanya, bak Tuhan yang disembah. Bahkan terkadang
lebih diagungkan daripada Tuhan. Astagfirullah….
2. Ki Hajar Dewantara
Siapa yang tidak kenal tokoh satu ini? Tokoh yang merupakan pelopor
pendidikan bagi bangsa Indonesia pada saat zaman penjajahan. Tokoh yang
terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat ini mendirikan
perguruan Taman Siswa yang memberikan kesempatan kepada kaum pribumi
untuk mengecap indahnya bangku pendidikan. Selain itu beliau juga turut
serta dalam pendirian Budi Utomo. Hari Kelahirannya, yakni pada tanggal 2
Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan. Kenapa gw menempatkan beliau
pada tempat kedua? Karena selain menjadi tokoh pergerakan nasional,
beliau juga menjadi tokoh pendidikan Indonesia. Tanpa beliau, bangsa
kita tidak akan pernah menikmati indahnya masa-masa sekolah dan
mengenyam pendidikan.
3. Ernest François Eugène Douwes Dekker
Tokoh ini masih juga berdarah Indonesia. Namun tidak sepenuhnya.
Tetapi keberadaanya bagi Indonesia sangat bermakna. Beliau mendirikan
Nationale Indische Partij pada tahun 1912, Nationale Indische Partij
merupakan sebuah partai politik. Menilai Budi Utomo terbatas pada bidang
kebudayaan saja, maka Douwes Dekker mendirikan sebuah partai politik.
Ernest François Eugène Douwes Dekker masih terhitung saudara dengan
pengarang buku Max Haveelar, Eduard Douwes Dekker. Douwes Dekker sendiri
yang tidak sepenuhnya berdarah Indonesia, namun ia dengan segenap jiwa
dan raga berjuang untuk pergerakan nasional Indonesia. National Indische
Partij pun aktif dalam berbagai organisasi internasional, seperti Liga
Penentang Imperialisme dan Penindasan, serta Liga Demokrasi
Internasional untuk menarik perhatian dunia internasional. Douwes Dekker
mencurahkan pikiran dan tenaganya demi memperjuangkan kemerdekaan
Indonesia.
4. Dr. Cipto Mangunkusumo
Beliau merupakan dokter profesional yang cenderung lebih dikenal
sebagai tokoh pergerakan nasional. Bersama dengan Ki Hajar Dewantara dan
Douwes Dekker, beliau mendirikan partai politik Nationale Indische
Partij. Pada awalnya Dr. Cipto Mangunkusumo bergerak sebagai dokter
pemerintahan dibawah Belanda. Namun karena beberapa tulisannya dalam De
Express yang cenderung mengkritik kekejaman pemerintahan Belanda,
akhirnya beliau diberhentikan sebagai dokter pemerintahan. Hal tersebut
membuat beliau semakin intens melakukan perjuangan. Bayangkan jika kita
seperti beliau? Mungkin kita malah akan mengemis-ngemis kembali meminta
jabatan dengan gaji layak tersebut kembali. Tapi beliau tidak, dengan
sepenuh hati memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
5. Soekarno
Sejujurnya bukan tokoh kebangkitan nasional, tapi bagi gw, beliau
berjasa besar dalam kebangkitan nasional Indonesia. Kebangkitan nasional
bukan saja pada masa berdirinya organisasi-organisasi pergerakan
nasional, namun hingga saat ini juga. Soekarno berjasa besar bagi bangsa
Indonesia. Perjuangannya menjelang detik-detik proklamasi tidak dapat
dilupakan. Aktif dalam organisasi PUTRA yang berjuang demi kemerdekaan
bangsa Indonesia pun tidak dapat dilupakan. Walaupun setelah
kemerdekaan, pada masa demokrasi terpimpin ia bertindak bagaikan
diktator, semua jasanya tak dapat dilupa. Pada saat agresi militer I
ketika Indonesia terdesak, beliau memerintahkan Syafrudin Prawiranegara
untuk melanjutkan perjuangan Indonesia dengan mendirikan Pemerintah
Darurat Republik Indonesia. Walaupun dengan risiko ditangkap oleh
Belanda karena kondisi Yogyakarta pada saat itu masih sangat rawan.
Inilah semangat perjuangan yang harus dimiliki segenap bangsa.
6. Mohammad Hatta
Beliau turut aktif dalam beberapa organisasi pergerakan. Beberapa
kali ditangkap oleh Belanda tidak memupuskan semangat perjuangannya.
Beberapa organisasi seperti Indische Vereeniging dan Club Pendidikan
Nasional Indonesia pernah ia geluti. Perannya sebagai Bapak Proklamator
menjadi faktor utama yang membuat dirinya dikenal oleh khalayak ramai.
Pada sidang BPUPKI pada tanggal 18 Agustus 1945, sehari setelah
kemerdekaan Indonesia, beliau diangkat menjadi wakil presiden Republik
Indonesia dan Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia.
7. Soeharto
Sepertinya banyak yang tidak setuju dengan pendapat gw yang satu ini.
Tapi menurut gw, berbagai jasanya berhasil membuat Indonesia
mempertahankan kemerdekannya dan maju sehingga bisa dikenal oleh dunia.
Serangan Oemoem dan penumpasan PKI tak lepas dari kinerja beliau.
Beberapa program yang dilancarkan semasa beliau menjabat sebagai
presiden pun mampu mengangkat nama Indonesia di dunia Internasional.
Indonesia mengalami kebangkitan pada masa-masa kejayaan tersebut. Kurs
Rupiah terhadap mata uang asing pun tak seperti sekarang ini yang terus
melambung. Kesejahteraan pun bisa dilihat, walaupun lama kelamaan
Indonesia mengalami kemeresotonnya juga. Dan beliau terpaksa mundur dari
jabatan presiden yang telah dijabat selama 30 tahun lebih. Namun, jasa
beliau bagi Indonesia tak akan boleh dilupakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar